Mulai dari Perencanaan yang Matang
Gue tahu kalau liburan itu impian, tapi biaya yang menguras kantong bisa jadi mimpi buruk. Kabar baiknya? Traveling hemat itu totally possible kalau kamu smart dalam merencanakan. Kunci pertama adalah jangan langsung booking tanpa pikir panjang.
Mulai dengan menentukan destinasi dan waktu traveling minimal 2-3 bulan sebelumnya. Kenapa? Karena semakin jauh-jauh hari kamu cari tiket, semakin murah harganya. Gue pernah dapat tiket pesawat 50% lebih murah hanya karena booking 3 bulan lebih awal. Gila kan?
Jago-Jago Cari Tiket dan Akomodasi Murah
Ini sih bagian yang paling exciting karena di sini kamu bisa hemat banyak. Jangan puas dengan satu website booking saja. Bandingkan harga di Skyscanner, Google Flights, Kayak, atau Traveloka. Serius, harganya bisa beda jauh tergantung platform mana yang kamu pakai.
Trik yang gue sering pake adalah clear cookies browser atau pakai mode incognito saat search penerbangan. Website booking sering naikkan harga kalau kamu udah sering liat harga yang sama. Jadi jangan lupa itu!
Akomodasi yang Nggak Bikin Melarat
Forget tentang hotel bintang lima dengan harga fantastis. Coba Airbnb, Booking.com, atau Agoda dan filter berdasarkan harga. Kalau bisa, pilih homestay atau hostel yang punya dapur sendiri. Kenapa? Karena kamu bisa masak sendiri daripada makan di restoran mahal setiap hari.
Gue pernah menginap di hostel di Bangkok dengan harga 250 ribu per malam, dan fasilitas lumayan kok. Apalagi kalau kamu traveling sendirian atau bareng temen, tinggal pilih dorm room. Biayanya bisa jadi sepersepuluh dari hotel biasa!
Strategi Makan yang Asyik dan Hemat
Makan adalah bagian besar dari budget traveling, tapi ini juga bagian yang paling bisa dikontrol. Jangan selalu makan di tempat tourist karena pasti lebih mahal. Coba cari makan di warung lokal atau kedai makan setempat. Rasanya malah lebih enak dan autentik.
Kalau di Indonesia, jajan di warung bisa cuma 20-30 ribu. Bahkan di luar negeri, kamu bisa makan murah kalau tahu caranya. Di Thailand, Filipina, atau Vietnam, makan di pinggir jalan bisa cuma 1-3 dollar per porsi. Jauh lebih murah dari restoran.
Trick Belanja Makanan Hemat
Kalau kamu nginep di tempat yang ada dapur atau mini kitchen, jangan ragu untuk belanja di supermarket lokal dan masak sendiri. Ini bisa potong budget makan kamu sampai 60%. Buat sarapan di kamar, makan siang bisa jajan murah, terus dinner buat sendiri gitu. Praktis dan hemat!
Aktifitas yang Gratis atau Murah
Banyak orang kira kalau traveling harus habiskan uang buat aktifitas mahal. Padahal, banyak banget hal seru yang bisa dinikmati gratis atau dengan harga super terjangkau.
- Jalan-jalan kaki ke area-area menarik dan explore kota sendiri. Ini cara terbaik kenal culture lokal
- Museum dan galeri sering punya hari gratis atau free entry untuk wisatawan lokal atau jam-jam tertentu
- Pantai, taman, atau pegunungan biasanya gratis. Yang bayar cuma parking atau parkir motor
- Ikut walking tour yang gratis atau bayar sesuka hati (pay what you want)
- Interaksi dengan locals di kafe atau warung. Ini malah lebih asyik dari aktifitas berbayar
Gue pernah traveling ke Bali dan Jogja, yang paling memorable malah waktu jalan-jalan santai di area lokal, ngobrol sama penjual nasi kuning, atau eksplor gang-gang kecil. Gratis, tapi pengalaman yang sangat berharga.
Transportasi Lokal yang Bisa Bikin Ongkos Hemat
Transportasi saat di destinasi bisa jadi budget killer kalau nggak hati-hati. Jangan langsung ambil taksi atau Grab kalau baru turun dari pesawat. Cari tahu dulu transportasi umum apa yang ada.
Di Bangkok ada BTS dan MRT super murah. Di Jakarta ada TransJakarta. Di Bali kamu bisa naik angkutan umum atau bahkan jalan kaki kalau tempatnya dekat. Intinya, explore pilihan transportasi lokal dulu sebelum decide.
Tip: Kalau kamu bakal banyak naik transportasi umum, cari kartu langganan atau pass harian. Bisa jauh lebih murah daripada bayar per-trip.
Timing Traveling yang Tepat
Kapan kamu traveling juga berpengaruh besar ke budget. Hindari musim liburan sekolah, liburan Lebaran, atau periode peak season. Di waktu-waktu itu, semua harga naik drastis: tiket, hotel, dan aktifitas.
Coba traveling di musim sepi atau low season. Selain harga lebih murah, tempat wisata juga nggak terlalu crowded. Kamu bisa menikmati pengalaman dengan lebih nyaman. Win-win, kan?
Perjalanan yang hemat bukan berarti kualitas pengalaman jadi kurang. Justru, dengan merencanakan dengan baik dan smart dalam memilih, kamu bisa dapat pengalaman traveling yang jauh lebih bermakna. Jadi, mulai planning traveling hemat kamu sekarang dan buktikan bahwa liburan impian itu nggak harus mahal!