Masuk Musim Hujan, Imbau Warga Lubuk Linggau Waspada Angin Puting Beliung dan Banjir

oleh -847 Dilihat
oleh

Ruang Lubuk Linggau – Sejumlah wilayah di Kota Lubuk Linggau kembali mengalami banjir setelah hujan deras mengguyur kota tersebut dalam beberapa hari terakhir. Selain banjir, intensitas hujan yang tinggi juga memicu terjadinya angin puting beliung yang menyebabkan kerusakan bangunan dan tumbangnya sejumlah pohon di beberapa titik. Kondisi cuaca ekstrem ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat, mengingat potensi dampaknya yang kian meningkat menjelang puncak musim hujan.

Petugas Dinas Sosial sekaligus Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lubuk Linggau, Novi, menjelaskan bahwa banjir terbaru terjadi pada Jumat, 12 September 2025, tepat pada dini hari, di Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I. Menurutnya, hujan yang turun sejak siang hingga malam menyebabkan saluran air tidak mampu menampung debit air, sehingga genangan meluber ke area permukiman warga.

Hujannya seharian, jadi air cepat naik dan mulai masuk ke pekarangan rumah warga. Tapi beberapa jam kemudian surut. Meski begitu, ini tetap menjadi peringatan bahwa warga harus lebih waspada ke depan,” ujar Novi.

Ia menambahkan bahwa wilayah Taba Baru memang termasuk salah satu kawasan yang dikenal rawan banjir. Selain Taba Baru, beberapa daerah lain yang berada di sekitar aliran sungai juga memiliki risiko serupa, terutama ketika curah hujan meningkat.

Menurut Novi, kawasan rawan banjir di Kota Lubuk Linggau meliputi:

  • Kelurahan Taba Baru

  • Marga Bakti

  • Cereme Taba

  • Wirakarya

  • Karya Bakti

  • Muara Enim

Daerah-daerah tersebut umumnya berada dekat dengan daerah aliran sungai (DAS) dan memiliki permukaan tanah yang relatif rendah, sehingga mudah tergenang ketika debit air meningkat. Pada musim hujan, sungai-sungai di kawasan tersebut kerap meluap jika hujan berlangsung lama atau turun dengan intensitas tinggi.

Novi menegaskan bahwa memasuki musim hujan, kewaspadaan warga harus ditingkatkan. Selain memantau kondisi aliran sungai, warga juga diimbau menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat oleh sampah yang dapat memperparah genangan.

Selain banjir, angin puting beliung juga mulai sering terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa pekan terakhir. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu telah menyebabkan kerusakan bangunan dan merobohkan beberapa pohon di sejumlah titik kota, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.

Menurut laporan Tagana, wilayah yang terdampak puting beliung mencakup:

  • Eka Marga

  • Karang Ketuan

  • Pelita Jaya

  • Sukajadi

  • Muara Enim

  • Air Temam

  • Dalam Lebar

  • Karya Bakti

Di beberapa wilayah tersebut, sejumlah rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap beterbangan, plafon roboh, dan dinding retak akibat terpaan angin kuat. Pohon-pohon besar juga tumbang dan sempat menghalangi akses jalan, sehingga petugas BPBD bersama Tagana harus turun langsung untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material.

Angin puting beliung yang terjadi secara berulang menandakan bahwa Lubuk Linggau perlu bersiap menghadapi cuaca ekstrem yang kemungkinan semakin meningkat frekuensinya. Kondisi ini sejalan dengan tren cuaca nasional yang menunjukkan peningkatan intensitas hujan akibat perubahan iklim regional.

Pihak Dinas Sosial dan Tagana mengimbau warga untuk memperkuat struktur rumah, memeriksa kembali kondisi atap, serta memangkas dahan pohon besar yang berada dekat permukiman agar tidak menimbulkan bahaya ketika angin kencang datang. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak panik namun tetap waspada, terutama pada malam hari ketika hujan deras turun dan potensi luapan sungai meningkat.

Pemerintah Kota Lubuk Linggau sendiri tengah memantau perkembangan situasi secara berkala dan menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat jika terjadi banjir lebih besar di kemudian hari. Edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana juga terus dilakukan melalui perangkat kelurahan, relawan Tagana, dan lembaga terkait lainnya.

Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya mitigasi bencana, penataan saluran air, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko banjir dan puting beliung yang setiap tahun mengancam wilayah Lubuk Linggau.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.