, ,

Satlantas Lubuk Linggau Ajak Ojol Jadi Pelopor Keselamatan

oleh -9 Dilihat

Pagi ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lubuk Linggau menggelar pertemuan khusus dengan puluhan pengemudi ojek daring di pusat kota. Langkah kolaboratif ini, bertujuan untuk menjadikan para pengemudi ojol sebagai teladan atau pelopor keselamatan bagi pengguna jalan lainnya. Bahkan, Kasat Lantas memberikan apresiasi langsung kepada komunitas motor ini karena peran vital mereka dalam mobilitas ekonomi masyarakat setiap harinya. Oleh karena itu, kepolisian ingin memperkuat sinergi agar tercipta budaya tertib lalu lintas yang lahir dari kesadaran para pengguna jalan sendiri.

Pada awalnya, banyak pengendara sering kali mengabaikan aspek keselamatan demi mengejar target waktu pengiriman penumpang maupun barang. Namun, personel Satlantas kini mengedukasi para pengemudi mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu serta menjaga etika berkendara yang sopan. Sebab, perilaku tertib di jalan raya secara otomatis akan menurunkan risiko kecelakaan fatal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, petugas membagikan atribut tambahan berupa stiker “Pelopor Keselamatan” sebagai identitas kebanggaan bagi para pengemudi yang taat aturan.


Edukasi Teknis dan Etika di Jalan Raya

Saat ini, petugas kepolisian juga memberikan pelatihan singkat mengenai teknik pengereman yang benar serta cara memeriksa kelaikan kendaraan secara mandiri. Selain itu, polisi menekankan penggunaan helm standar SNI serta pelindung diri lengkap sebagai prosedur wajib sebelum memulai layanan kepada konsumen. Sebab, kelengkapan atribut keselamatan bukan sekadar formalitas, melainkan pelindung utama saat terjadi situasi darurat di aspal. Bahkan, Satlantas membuka ruang diskusi bagi para pengemudi untuk melaporkan titik-titik jalan rusak yang sering membahayakan keselamatan mereka.

Akibatnya, para pengemudi ojol kini merasa lebih memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik kepada pengendara motor lainnya. Namun, kepolisian tetap akan melakukan pemantauan rutin guna memastikan komitmen tersebut terlaksana secara konsisten di setiap persimpangan jalan. Selanjutnya, program serupa akan menyasar komunitas otomotif lainnya di wilayah Lubuk Linggau guna memperluas cakupan kampanye keselamatan. Dengan demikian, visi menciptakan “Zero Accident” di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau dapat mendekati kenyataan melalui aksi nyata di lapangan.

Nongkrong Bareng Ojol, Sat Lantas Polres Lubuk Linggau Ajak Jadi Pelopor  Keselamatan Berlalu Lintas


Sinergi demi Kelancaran Lalu Lintas

Tentunya, peran pengemudi ojol sangat strategis karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu kerja mereka di jalanan protokol. Pasalnya, kecepatan informasi dari para pengemudi mengenai kondisi

Baca juga:Kasus Korupsi APAR Muratara Dilimpahkan ke Tipikor Palembang

kemacetan sangat membantu polisi dalam melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat. Oleh sebab itu, Satlantas mengajak komunitas ini untuk ikut menyosialisasikan pentingnya tidak menggunakan ponsel saat sedang berkendara. Bahkan, kolaborasi ini akan berlanjut dengan pemberian penghargaan bagi pengemudi yang terbukti paling disiplin dan memiliki catatan nihil pelanggaran dalam periode tertentu.

“Kami ingin rekan-rekan ojek daring menjadi mitra utama kami dalam menjaga ketertiban. Oleh karena itu, jadilah pelopor yang menginspirasi warga Lubuk Linggau untuk selalu taat aturan,” ujar Kasat Lantas di hadapan para peserta.


Harapan Terwujudnya Kota yang Tertib

Pastinya, kedisiplinan para pengemudi ojol akan membawa dampak positif bagi citra penyedia layanan transportasi daring di mata pelanggan. Sebab, rasa aman dan nyaman saat menggunakan jasa ojek daring merupakan prioritas utama yang masyarakat cari saat ini. Oleh karena itu, pelatihan manasik berkendara yang aman ini menjadi modal berharga bagi para mitra pengemudi dalam menjalankan profesi mereka. Sebagai penutup, inisiatif Satlantas Lubuk Linggau ini membuktikan bahwa pendekatan persuasif mampu membangun kesadaran hukum masyarakat secara jauh lebih efektif.

Singkatnya, berikut adalah poin utama kolaborasi Satlantas dan Ojol:

  • Peran Pelopor: Menjadikan pengemudi ojol sebagai teladan dalam mematuhi rambu dan marka jalan.

  • Pelatihan Teknis: Membekali pengemudi dengan pengetahuan keselamatan berkendara (safety riding) yang standar.

  • Kemitraan Informasi: Membangun jalur komunikasi guna melaporkan kendala lalu lintas secara cepat kepada petugas.

Meskipun demikian, keselamatan tetap berawal dari kesiapan mental pengendara untuk tidak terburu-buru dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Jadi, mari kita dukung gerakan ini dengan selalu memakai helm dan mematuhi lampu lalu lintas di mana pun kita berada. Dengan demikian, perjalanan kita akan selalu aman dan sampai di tujuan dengan selamat bersama keluarga tercinta.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.